Cara Membuat Irigasi Tetes dari Botol Bekas

By | October 15, 2018

Hidroponik adalah sistem pertanian di mana kita dapat mengatur nutrisi ke akar. Untuk menanam sayuran dalam jumlah besar, seringkali petani hidroponik menggunakan alat seperti pompa, pipa primer, pipa sekunder, timer, dan drip stick. Sistem hidroponik untuk irigasi tetes dengan peralatan lengkap memang mudah. Namun, bagi pemula yang menanam dalam jumlah kecil, apakah ada alternatif lain yang murah?
Tentu saja ada. Irigasi tetes untuk skala kecil, Anda bisa menggunakan botol bekas. Botol di sini berfungsi sebagai cadangan nutrisi. Di bagian bawah botol, botol itu ditinju dengan cara kecil untuk perlahan melepaskan nutrisi. Jadi, nutrisi diberikan langsung ke akar secara perlahan. Namun, Anda masih harus rajin mengisi ulang botol irigasi tetes jika habis. Anda bisa mengisi setiap pagi, siang dan sore.

Langkah-langkah untuk membuat irigasi tetes dengan botol adalah sebagai berikut.

Siapkan media tanam dalam polibag yang telah ditanami sayuran.
Siapkan botol plastik besar berukuran 1,5 liter dan lubang bagian bawah.
Di ujung tutup botol, beri beberapa lubang kecil.
Tanam botol secara terbalik di dekat (di sebelah) tanaman sayuran.
Isi botol hanya dengan nutrisi air tipis, 3 kali sehari.

Nah, begitulah cara membuat sistem irigasi tetes sederhana. Sistem ini hanya direkomendasikan untuk uji coba dan skala kecil. Jika Anda menanam lebih dari 50 tanaman, tentu metode ini menguras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *