Tanaman Pakis yang Aman dan yang Memicu Kanker

By | July 20, 2018

Ada banyak restoran besar yang menggunakan pakis untuk menu sayuran mereka. Tapi, apakah semua jenis pakis aman dikonsumsi? Mari kita jelajahi sehingga Anda tidak salah mengkonsumsinya.
Pakis yang aman adalah pakis burung unta dan yang diduga memicu kanker adalah pakis cakar elang yang mengandung ptaquiloside. Pakis memiliki tekstur kenyal dan mengandung vitamin A dan C serta potasium, fosfor, magnesium, kalsium, dan protein. Protein dalam pakis 4,5 kali lebih banyak dari sayuran hijau lainnya.

Pakis memberikan manfaat bagi vegetarian yang membutuhkan sumber protein dan zat besi dalam jumlah besar, tetapi lelah memakan bayam. Keamanan pakis sebagai makanan tergantung dari mana pakis itu berasal. Jenis pakis tertentu dapat mengandung ptaquiloside, karsinogen seperti dilansir Thorymeal, Rabu (16/5/2012).

Sebenarnya ada dua jenis pakis yang biasa dijual di pasaran, yaitu pakis burung unta dan pakis elang. Burung unta biasanya ditemukan di bagian barat dunia. Bentuknya seperti biola, hijau cerah, dan di tengahnya ada sedikit daun keriting.

Penelitian menunjukkan bahwa pakis cakar elang terbukti mengandung ptaquiloside dalam konsentrasi yang signifikan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Cancer menunjukkan kemungkinan hubungan antara konsumsi pakis dan perkembangan kanker kandung kemih dan usus besar pada sapi.

Beberapa tahun sebelumnya, dalam sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan Jepang yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, ptaquiloside dapat mengembangkan risiko tumor dalam sampel tikus.

Meskipun penelitian ini tidak menunjukkan hubungan langsung antara konsumsi pakis dan perkembangan kanker pada manusia, penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan menyarankan bahwa makan pakis dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan dan kanker pencernaan.
Tapi, ptaquiloside pada pakis ternyata larut dalam air. Jadi kemungkinan besar, jika pakis direndam dalam air es sebelum dimasak, kandungan ptaquiloside akan berkurang.

Konsumsi pakis burung unta mentah atau kurang matang dapat menyebabkan berbagai masalah perut dalam waktu 12 jam, termasuk mual, muntah dan kram.

Sebuah studi oleh Centers for Disease Control and Prevention telah menangani dua kasus keracunan makanan akibat konsumsi pakis burung unta di berbagai restoran di New York dan Kanada. Jadi, tidak peduli pakis jenis apa yang akan Anda konsumsi, tetapi cuci dulu, rendam, dan masak pakis dengan hati-hati. Anda juga bisa merebus pakis selama 10 menit lalu menumis atau mengukusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *