Teknik Mudah Budidaya Kedelai Hitam

By | February 8, 2019

Melihat tidak banyak petani yang menanam kedelai hitam, peluang bisnisnya cukup besar. Nah, jika Anda ingin memulai bisnis kedelai hitam-hitam, berikut adalah langkah-langkah mudahnya.
Tanah yg dikerjakan

Pertama-tama singkirkan gulma dan gulma yang tumbuh di lahan penanaman. Taburkan pupuk kandang / kompos 1 kuintal per hektar, diamkan selama satu minggu. Selanjutnya, tanah dibajak, dirobek, dan diratakan (baik dengan mesin atau secara manual).

Buat saluran drainase dengan jarak sekitar 3-4 m yang berfungsi untuk mencegah genangan air berlebih pada area penanaman. Genangan air dapat menyebabkan tanaman membusuk dan mati. Setelah itu, biarkan tanah selama tiga minggu, lalu bisa ditanami kedelai hitam.

Penanaman

Beli benih kedelai hitam dari penjual benih kedelai hitam dengan kualitas unggul. Selanjutnya, rendam benih dalam air selama 0,5 jam dan dicampur dengan Legin (Rhizobium) jika akan ditanam di tanah yang belum pernah ditanami kedelai hitam sebelumnya. Atur jarak antar lubang tanam berukuran 25 × 25 cm.

Lubang tanam dibuat sedalam 5 cm. Tambahkan sebanyak 2-3 biji per lubang tanam. Tutup lubang dengan tanah longgar, jangan kompres sehingga kecambah bisa menembus penutup tanah. Usahakan waktu tanam di akhir musim hujan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.

peduli

Lakukan penanaman kembali pada biji yang tidak muncul pada umur 5-6 hari. Lebih disukai, bordir dilakukan ketika panas matahari tidak terlalu panas, yaitu pada sore hari. Selanjutnya, lakukan penyiangan pada 2-3 minggu dan saat tanaman selesai berbunga, sekitar 6 minggu setelah tanam.

Elevasi bedengan juga harus dilakukan agar sistem akar dapat tumbuh dengan baik dan mampu menyerap nutrisi dari pemupukan secara maksimal. Pemupukan sendiri dilakukan 2 minggu setelah tanam dengan dosis Urea: SP-36: KCl = 50:40:20, kemudian dilanjutkan pemupukan pada 6 minggu setelah tanam dengan dosis Urea: SP-36: KCl = 30:20: 40.
Lakukan irigasi dari benih yang ditanam untuk mengisi polong. Penyiraman hanya diberikan cukup, tidak terlalu berlumpur, apalagi stagnan. Jangan melakukan irigasi sebelum panen, biarkan tanah kering. Pantau tanaman dan jaga dari hama dan penyakit. Jika sudah terserang hama, berikan pestisida dan obat-obatan sesuai aturan dan dosis yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *